Rabu, 23 April 2014

GERBANG KUDUS KOTA KRETEKSEBAGAI MAGNET KOTA KUDUS



KUDUS-Sekitar tujuh bulan lagi Kudus akan tampil beda. Tampilan mentereng bakal tersaji ketika masuk ke Kota Kudus dari arah Semarang. Tepatnya di sebelah jembatan Tanggulangin, akan berdiri dengan megah sebuah monumen gerbang Kudus Kota Kretek.
Peletakan batu pertama monumen Kudus
peletakan batu pertama monumen Kudus
Gerbang ini merupakan hasil upaya Pemkab Kudus yang bekerja sama dengan PT Djarum yang dalam acara ini dihadiri oleh Victor Hartono dan Thomas Budi Santoso. Dalam hal pembiayaan sepenuhnya didanai dari PT Djarum. Sehingga tanpa sedikitpun menggunakan dana APBD Pemkab Kudus.
”Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama PT Djarum. Gerbang ini dibangun untuk saya persembahkan bagi seluruh masyarakat Kudus,” ucap Bupati Kudus H. Musthofa pada acara pemancangan tiang pancang pertama pembangunan Gerbang Kudus Kota Kretek, Selasa (22/4).
Menurut Bupati, kretek telah telah menjadi budaya masyarakat Kudus. Jadi sudah selayaknya masyarakat seluruh masyarakat mengenal dan memahami. Gerbang inilah yang akan mempertegas simbol/ikon bahwa Kudus adalah Kota Kretek.
”Saya mengharapkan gerbang ini sebagai magnet dan daya tarik bagi siapapun yang datang Kudus. Semoga ini merupakan simbol kesuksesan dan kebahagiaan kita bersama,” harap Musthofa.
Sebagai penutup sambutan, Bupati berpesan kepada seluruh yang hadir, selain gerbang Kota Kudus yang megah, kondisi tetap aman, nyaman, dan tenteram di Kudus harus terus dijaga. Karena hanya dengan situasi inilah masyarakat mampu menjalankan roda perekonomian secara l
.ancar untuk menuju kesejahteraan bersama. (*)

Minggu, 20 April 2014

Bupati Kudus Optimis UN SMA Lulus 100%


Bupati kunjungi sekolah yang sedang melaksanakan UN
Bupati melakukan kunjungan ke Sekolah


Kudus - Sebanyak 10.827 siswa SMA sederajat  di Kabupaten Kudus  Senin 14 April 2014 hari pertama mengikuti Ujian Nasional ( UN). Dipastikan, UN di Kabupaten Kudus berjalan tertib dan lancar tak ada kendala berarti. Semua persiapan mulai dari  tempat hingga naskah soal ujian semua telah terdistibusi ke seluruh sekolah. Dari 10.827 siswa yang mengikuti ujian untuk SMA sebanyak 3.061 siswa, SMK 4.004, MA 3.759 siswa dan 3 siswa dari SMA LB ( Luar Biasa ). Hal itu terungkap  saat  Bupati Kudus H.Musthofa  meninjau  lokasi UN di beberapa sekolah.  SMKN 1 Kudus, SMA 2 Kudus dan MAN 2 Kudus, menjadi  lokasi tinjauan oleh Bupati.
Bupati Kudus yakin tahun ini Ujian Nasional lancar dan sukses, karena persiapan yang dilakukan dengan m,aksimal baik dari npihakl sekolah maupun dari siswanya.


Bupati Kudus hadiri Perayaan HUT Djarum ke 63

Kudus 19/4/14 – Salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT. Djarum merayakan HUT yang ke-63. Perayaan ini di gelar di GOR Djarum yang berlokasi di kecamatan Jati Kudus. Berbagai hiburan maupun sajian kuliner disajikan, berbungkus konsep pesta rakyat. Kemeriahan terasa dengan hadirnya ratusan orang yang memadati berbagai stan maupun area didepan panggung utama.

Bupati Kudus menghadiri HUT Djarum ke-63
Bupati menghadiri HUT djarum ke-63
Pada kesempatan tersebut, hadir pula Bupati Kudus, H. Musthofa beserta para pejabat utama di lingkungan Kabupaten Kudus. Rombongan disambut oleh jajaran direksi PT. Djarum. Kehangatan suasana pun berlanjut hingga di meja jamuan. Sambil menikmati hidangan, tampak bupatiKudus berbincang akrab dengan Budi Hartono dan Victor R. Hartono sampai kemudian tiba saatnya untuk menuju panggung utama.
Dalam sambutannya Victor R. Hartono mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang hadir untuk memeriahkan acara ini, dan Victor berharap agar PT. Djarum bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Sabtu, 12 April 2014

BUPATI KUDUS Ajak PNS Untuk Tingkatkan Kinerja

BUPATI KUDUS Ajak PNS Untuk Tingkatkan Kinerja– Sebagai PNS, harus mampu menunjukkan kinerja terbaik. Jangan hanya terjebak pada rutinitas sehari-hari. Hal tersebut disampaikan oleh bupati Kudus, H. Musthofa, saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Petikan Naskah SK Kenaikan Pangkat PNS periode 1 April 2014 di halaman pendopo kabupaten Kudus pagi ini (1/4)

Penyerahan tersebut diberikan kepada perwakilan penerima, yang mewakili 393 orang PNS yang berhak mendapatkan kenaikan pangkat pada periode 1 April 2014 ini.
kenaikan pangkat PNS di beri ucapan selamat oleh bupati
Dihadapan para penerima SK, bupati menegaskan bahwa semua PNS harus terpantau kinerjanya. “Para pimpinan diatasnya harus berani membeikan penilaian secara fair. Jangan sampai karena rasa tidak tega apalagi takut menjadikan para pimpinan tidak memberikan keputusan secara semestinya”, ujarnya menggaris bawahi bahwa semua akhirnya adalah untuk kebaikan bersama. ”Yang baik tentu harus dikatakan baik, dan yang tidak tentu harus disampaikan apa adanya”.
kenaikan pangkat PNS di beri ucapan selamat oleh bupatiHal ini terkait UU ASN yang akan segera diberlakukan. “Penilaian akan dilakukan secara lebih seksama. Sehingga saya harapkan semua bisa memahami dan melaksanakannya dengan baik”, ujarnya.
Dirinya juga menyinggung adanya dinamika dalam pekerjaan adalah sesuatu yang biasa. “Promosi dan mutasi adalah hal yang biasa. Yang beprestasi tentu mempunyai kesempatan untuk dapat meraih posisi yang lebih tinggi”, terangnya. Maka dirinya mengajak semua jajaran PNS untuk terus meningkatkan kinerja, mengasah kreativitas dan berbuat yang terbaik dalam melayani masyarakat.

Demikian info tentang  BUPATI KUDUS Ajak PNS Untuk Tingkatkan Kinerja

Jumat, 11 April 2014

BUPATI KUDUS: "Wajib Pajak Jangan Dijadikan Obyek"


BUPATI KUDUS: "Wajib Pajak Jangan Dijadikan Obyek"KUDUS-ISK- 19/03/14 Dalam Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh (Pajak Penghasilan Harian ) Orang Pribadi Tahun Pajak 2013 yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Kudus Pagi tadi dengan dihadiri oleh Bank – bank daerah, Pengusaha, dan Perusahaan – Perusahaan dll. Dalam Pertemuan acara tadi Bapak Bupati Kudus H.Mustofa mengaku bangga melihat tingkat kepatuhan wajib pajak di Kudus yang melampaui rata-rata secara nasional. “Ini bukti bahwa kesadaran masyarakat Kudus sudah cukup tinggi”, ujarnya. Dari data KPP Pratama Kudus, pada tahun 2013, kepatuhan formal para wajib pajak di Kudus capai 76%, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berkisar di angka 70%.

Pemberitahuan PPh
Selain itu Bupati setuju dengan pernyataan Kepala KPP Pratama Kudus, Udianto, bahwa angka ini masih bisa diotimalkan lagi. “Kuncinya adalah dengan melihat wajib pajak bukan sebagai obyek, agar komunikasi bisa dibangun dengan baik. Dengan begitu, pesan bahwa pajak harus dilihat sebagai suatu kebutuhan akan lebih mudah tersampaikan”, jelasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Pratama Kudus, acara semacam ini memang ditujukan dalam rangka upaya untuk meningkatkan kepatuhan formal penyerahan SPT Tahunan. “Bentuk keteladanan ini, selain dalam bentuk kepatuhan formal, juga termasuk pengisian yang dilakukan dengan benar”, katanya. Selain itu, upaya lain yang dilakukan pihaknya adalah dengan meletakkan dropbox di berbagai tempat strategis, termasuk di mall, perusahaan, maupun skpd dengan wajib pajak cukup banyak.

Dalam hal ini, menurutnya, agar target penerimaan pajak tahun ini sebesar 1,247 T bisa tercapai. “Kami optimis angka tersebut bisa tercapai, walaupun sampai medio bulan ini baru tercapai 12% nya”, tutupnya.


Demikian informasi tentang BUPATI KUDUS: "Wajib Pajak Jangan Dijadikan Obyek".
 

BUPATI KUDUS KUNJUNGI MESS PERSIKU



BUPATI KUDUS KUNJUNGI MESS PERSIKU


KUDUS-ISK (8/4/14) - Para pemain Persiku Kudus yang berada di Mess tampak sumringah menyambut kehadiran Bupati Kudus H. Musthofa. Kehadiran beliau yang didampingi oleh salah satu Pengurus SMM, Agus Imakudin selain bermaksud untuk melihat secara langsung kondisi Mess yang dihuni oleh para pemain Persiku, juga ingin bertatap muka secara langsung dengan para pemain dan tim pelatih Persiku.
Berkaitan dengan kondisi pemain dan pelatih  Persiku yang belum menerima pembayaran gaji, H. Musthofa menyatakan bahwa beliau tidak akan lepas tangan begitu saja “Sesuai dengan aturan Pemerintah, bahwa saya sebagai Bupati tidak boleh ikut campur (dalam manajemen Persiku) namun sebagai orang Kudus sebagai wong tuwo saya ikut mernah-mernahke, kebetulan mas Udin ini ketika saya tanya juga mempunyai keinginan untuk ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan permasalahan ini”
Sebagai wujud kepedulian kepada pemain Persiku, Bupati Musthofa memberikan pinjaman uang muka pembayaran gaji sebesar satu juta rupiah kepada setiap pemain yang hadir. Pinjaman uang muka tersebut semata mata adalah bentuk kepedulian terhadap Persiku, hal ini diluar kebijakan manajemen Persiku. “ini tidak mengambil alih manajemen lho ya, perlu digaris bawahi jangan sampai nanti terjadi salah persepsi” ujar Bupati Kudus Musthofa Wardoyo .

Selain pinjaman uang muka pembayaran gaji tersebut Bupati Kudus juga berdiskusi dengan tim pelatih mengenai kebutuhan para pemain mulai dari kostum sampai dengan sepatu para pemain Persiku. Acara tersebut ditutup dengan makan siang bersama-sama dengan para Pemain dan Pelatih Persiku. “Tugas kalian sebagai pemain adalah bermain sebaik-baiknya, percayakan pengelolaan tim kepada Manajemen” ujar Bupati Musthofa mengakhiri pertemuan ini.
Demikian info tentang  BUPATI KUDUS KUNJUNGI MESS PERSIKU


 

Senin, 07 April 2014

Permadani Angkat BUPATI KUDUS Sebagai Anggota Kehormatan

 



Permadani angkat BUPATI KUDUS sebagai Anggota Kehormatan
Permadani angkat BUPATI KUDUS sebagai anggota kehormatan

Permadani Angkat BUPATI KUDUS Sebagai Anggota Kehormatan

Kudus-ISK- Mengingat  berbagai jasa bupati Kudus, H. Musthofa, terhadap Permadani (Persaudaraan Masyaraka

t Budaya Nasional Indonesia) berupa pembinaan dan pengembangan Permadani dalam pelaksanan tri karsa budaya sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah untuk memperkuat jati diri dan kepribadian bangssa serta ketahanan kebudayaan nasional, maka bupati Kudus diangkat sebagai anggota kehormatan. Pengangkatan ini dilakukan langsung oleh perwakilan pengurus Permadani pusat, H. Anwar Effendi, MT., dalam acara Wisuda Purnawiyata Pawiyatan Panatacara tuwin Pamedhar Sabda Bregada XIV Permadani Kab. Kudus yang berlangsung
di pendopo (2/3).

Dalam sambutannya, bupati Kudus menyatakan rasa terimakasihnya ataspengangkatan ini. Dirinya berharap agar Permadani mampu menancapkanperannya lebih dalam lagi dalam upaya untuk melestarikan budayabangsa. "Saya berharap agar warga Permadani tidak sekedar mahir bertutur bahasa yang halus saja namun mampu menjadi suri tauladan yang
baik bagi masyarakat", katanya. Hal ini disampaikannya karena dirinya sangat memahami bahwa majunya suatu bangsa tak lepas dari pengembangan karakter anak bangsanya. "Semangat ini ingin saya wujudkan melalui sebuah deklarasi yang menetapkan ada satu hari dimana seluruh pejabat, masyarakat, maupun anak sekolah untuk berbahasa jawa dalam satu hari
tersebut", ujarnya.

Menurut keterangan panitia wisuda, H. Sulardi, bahwa pada kali ini 

Permadani Kudus melakukan wisuda untuk 28 orang anggotanya. "Semula
semuanya ada 43 orang, namun dalam perjalanannya beberapa ada yang berhalangan, sehingga berkurang 15 orang", terangnya. Namun, menurutnya, hal itu tak menyurutkan semangat Permadani untuk selalu mengobarkan semangat untuk berbuat lebih dalam upaya meninggikan budi pekerti bangsa, sehingga nantinya bisa menjadi bangsa yang lebih bermartabat. Dalam wisuda kali ini, selain dihadiri oleh perwakilan Permadani dari Rembang, Blora, Pati dan Demak, dihadiri pula oleh perwakilan warga dari Sedulur Sikep yang ada di Kudus.